handphone-tablet
Latest Post

Segudang Manfaat Sistem Jepret Cloud

Written By Kasmawan Purba on Friday, 28 August 2015 | 06:35

Sudah menjadi hal yang biasa ketika menghadiri sebuah acara, entah itu pameran atau resepsi pernikahan, para tamu undangan disuguhi fasilitas Photo Booth sebagai hadiah kenang-kenangan untuk para tamu undangan yang hadir.
Sayangnya, Photo Booth yang ada saat ini hanya menyajikan latar belakang yang itu-itu saja, belum lagi sering ditemukan di beberapa acara para tamu undangan harus mengantre terlebih dahulu demi mendapatkan giliran foto.
Didasari hal tersebut, Dycode, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang IT, menciptakan sebuah sistem yang dapat menjadi inovasi dalam hal mengabadikan moment, sistem tersebut dinamai Jepret Cloud.
Jepret Cloud merupakan sebuah sistem yang memungkinkan seseorang untuk mengumpulkan berbagai foto dari media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path berdasarkan hashtag (#) event atau acara yang telah ditentukan. Tak hanya foto yang sudah di-posting, namun juga foto-foto yang akan di-posting di masa yang akan datang juga dikumpulkan.
Sesuai dengan namanya, semua proses yang dilakukan Jepret Cloud dilakukan di “awan” dan berlangsung secara otomatis. Semua foto yang terkumpul ditampilkan secara langsung dalam bentuk Live Gallery.
Secara garis besar, Sistem Jepret hadir untuk memperluas sudut pandang karena foto yang tercetak merupakan hasil kreasi sendiri dari para tamu melalui smartphone-nya masing-masing. Hal ini dapat memangkas keruwetan antrean para tamu undangan dalam hal mengabadikan momen.
Bicara mengenai cetak foto, gambar yang telah dikumpulkan oleh Jepret Cloud dapat dicetak secara otomatis dengan menggunakan Allegra, sebuah mesin printing box yang dapat beroperasi secara otonom.
Untuk mendapatkan hasil cetak fotonya sangat mudah, para tamu cukup mengunggah foto ke Instagram, Twitter, atau Path disertai dengan hashtag pada caption-nya. Tak lama kemudian, mereka akan menerima hasil cetak fotonya dalam waktu yang relatif singkat.
Jepret Allegra sebagai autonomous printing box menjadi sangat spesial karena dalam pengoperasiannya dapat memangkas waktu proses cetak foto, sehingga para tamu bisa langsung mengambil sendiri hasil fotonya. Jepret Allegra diperuntukkan bagi mereka yang ingin mengadakan event seperti resepsi pernikahan, community gathering, pameran, konser musik dan corporate event.
Selain itu, Jepret Allegra pun dapat digunakan di berbagai macam venue & business place seperti cafe, restoran, dan hotel. Keuntungan yang didapat oleh penyelenggara event dan pemilik bisnis saat menggunakan Jepret Allegra adalah terjalin ikatan dengan para tamu, dan pengunjung di ranah online dalam bentuk trending hashtag di media sosial.
Selain Jepret Cloud dan Jepret Allegra, ada juga salah satu bagian dari keluarga Jepret adalah Jepret Story. Ini merupakan aplikasi Android yang memungkinkan pengguna untuk merekam dan mengoleksi momen menjadi sebuah cerita langsung dari smartphone mereka. Sama seperti Jepret Allegra, Jepret Cloud menjadi tulang punggung dari Jepret Story.
Pada akhir 2014, Jepret Story menjadi pemenang dari kompetisi Indonesia Next App dan mewakili Indonesia di kancah regional. Jepret Story dapat diunduh gratis di Google Play Store.

Yuk, Berbagai Foto dengan Pengguna Asus

Selain meluncurkan Asus ZenPad dan Asus ZenTalk, Asus juga memperkenalkan Asus ZenCircle. ZenCircle merupakan jejaring sosial bagi para pecinta fotografi yang diperuntukan bagi para pengguna ZenFone series, FonePad, dan ZenPad.
Dengan adanya ZenCircle, para pengguna tablet dan smartphone Asus bisa membagikan foto kepada pengguna Asus lainnya. Untuk memperindah foto, Asus menyediakan aplikasi PhotoCollage sehingga dapat menambahkan efek menarik pada foto.
Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Google Play, dan hanya bisa diunggah untuk perangkat Asus. Akan tetapi, ZenCirle saat ini masih dalam versi Beta. Versi official-nya baru akan diresmikan pada bulan depan.
“ZenCirle ini terintegrasi, jadi foto-foto hasil jepretan bisa langsung di upload ke ZenCirle,”kata Brama Setyadi, Asus Communicaty Specialist.
Seperti diketahui, saat ini pengguna ZenCircle di Indonesia mencapai 21,19 persen dari seluruh penggun ZenCircle di seluruh dunia.

Sony Xperia Z5 Dibekali Kamera 23 Megapiksel

Sony mengonfirmasi akan mengumumkan smartphone dengan fokus lebih tajam pada perhelatan IFA 2015 pada 2 September, setelah sebelumnya muncul teaser yang tersebar di ranah maya.
Banyak pihak berasumsi, smartphone baru tersebut merupakan Xperia Z5. Sebelum Sony mengumumkan hadirnya, ada beberapa gambar yang diduga Xperia Z5 muncul di internet.
Berdasarkan XperiaBlog, gambar tersebut telah di-posting di channel sosial media Sony Mobile, namun setelah muncul gambar tersebut segera dihapus. Satu dari gambar Xperia Z5 menunjukkan Xperia baru memiliki kamera beresolusi 23 megapiksel.
Dari gambar tersebut hanya kamera utama dan sisi Xperia Z5 yang terlihat jelas. Banyak yang berasumsi, bagian depan Xperia Z5 tidak akan jauh berbeda dari Xperia lainnya.
Sama seperti Xperia Z3+, Sony Xperia Z5 diperkirakan didukung bentang layar seluas 5,2 inci, namun tidak jelas berapa resolusi yang digunakan.
Diperkirakan, Xperia Z5 akan menggunakan resolusi 1.080 x 1.920 piksel atau 1.440 x 2.560 piksel. Di sisi lain, rumornya Xperia Z5 diperkuat prosesor octa-core Snapdragon 810, dan RAM 3 GB, atau bisa jadi 4GB.
Di samping itu, Xperia Z5 juga dikabarkan akan menjadi perangkat yang tahan terhadap air, dan juga akan hadir setidaknya dalam tiga pilihan warna.
Seperti diketahui, Sony dikabarkan akan meluncurkan beberapa varian Sony Xperia Z5. Perusahaan akan mengumumkan Xperia Z5 Compact, Xperia Z5, dan Xperia Z5 Premium.

Pengguna Instagram Kini Bisa Unggah Foto Landscape

Aplikasi smartphone untuk memajang foto, Instagram, bakal mendukung unggahan foto dengan posisi horizontal (landscape). Sebelumnya, pengguna hanya dapat mengunggah foto persegi dengan ukuran skala tertentu.
“Format persegi telah dan selalu menjadi bagian dari siapa kami,” tulis Instagram dalam blog resminya. Namun menurut mereka, kini yang lebih penting adalah bagaimana penggunanya bisa berbagi foto dan video sesuai yang mereka inginkan.
Tak cuma untuk foto, format anyar ini juga bisa dipakai untuk video di Instagram. Sebenarnya yang dilakukan oleh Instagram ini cukup masuk akal, karena sebelumnya banyak pengguna yang menggunakan aplikasi tambahan untuk menambah bingkai, agar foto landscape atau potrait (vertikal) mereka berubah menjadi persegi.
“Ini akan memberikan opsi yang lebih banyak untuk pengguna dan pengiklan. Kamu tentu mau orang-orang bisa melihat lebih banyak dalam iklanmu. Hal ini membuat pengiklan sangat tertarik,” ujar Debra Aho Williamson.
Instagram diharapkan bisa menghasilkan pendapatan sebesar USD600 juta dari iklan pada akhir tahun ini, dan meningkat jadi USD2,8 miliar pada akhir 2017, seperti diprediksikan oleh sebuah lembaga peneliti bernama eMarketer.

Ponsel "Kebal" Gangguan Cyber Mulai Dikapalkan

Turing Robotic Industries pada Juli 2015 memulai preorder smartphone miliknya yang dijuluki Turing Phone. Namun, periode pemesanan tersebut kini telah berakhir.
Turing Robotic Industries, perusahaan di belakang Turing Phone, minggu ini mengumumkan bekerja sama dengan Foxconn untuk memproduksi handset baru. Perusahaan memperkirakan melakukan pengiriman Turing Phone pada 18 Desember 2015.
Bagi Anda yang sudah memesan Turing Phone, perusahaan memastikan akan menerima undangan untuk membeli Turing Phone pada 21 September, dan dapat membayarnya pada 24 September. Pada tanggal yang sama, preorder untuk edisi spesial Turing Phone Dark Wyvern akan diterima.
Harga untuk Turing Phone tersebut adalah USD610 dengan kapasitas 16 GB, sedangkan untuk kapasitas 32 GB dibanderol USD740, dan kasapitas 128 GB dilego USD870. Khusus edisi spesial Turing Phone Dark Wyvern, yang juga memiliki ruang penyimpanan 128 GB, dibanderol mulai USD999.
Turing Phone terbuat dari liquidmetal alloy, dan dilengkapi sistem autentification end to end yang membuat perangkat sepenuhnya terlindungi dari ancaman cyber dan gangguan privasi.
Selanjutnya, Turing Phone juga dilengkapi sensor fingerprint, layar 5,5 inci beresolusi 1.080 piksel, koneksi LTE, kamera 13 megapiksel, kamera depan 8 megapiksel, RAM 3 GB, dan baterai berkapasitas 3.000 mAh non-removable.
Turing Phone juga memiliki kemampuan tahan air dengan sertifikasi IPx8, dan diperkuat Procesor Quad-Core Snapdragon milik Qualcomm. Selain itu, smartphone terbaru ini berjalan pada Android 5.1 Lollipop.

Keyboard Cover Samsung Dibanderol Rp850 Ribu

Ketika memperkenalkan smartphone terbarunya di Indonesia, Galaxy Note 5 dan S6 Edge Plus, Samsung juga turut memboyong dua perangkat pendukung lainnya (aksesoris) yakni keyboard cover dan charger nirkabel.
Dua aksesoris itu menjadi aksesoris terbaru yang melengkapi dua smartphone jagoan baru Samsung. Keduanya dapat dipergunakan, baik di Note 5 maupun S6 Edge Plus.
Vice Presiden Samsung IT & Mobile PT Samsung SEIN, Andre Rompis, mengatakan, aksesoris itu memang sengaja dibuat untuk melengkapi dua smartphone terbaru Samsung.
 
Alasannya, Samsung melihat adanya kebutuhan orang Indonesia mengetik dengan papan ketik fisik, tidak hanya virtual.
Sementara teknologi wireless fast charger, diproyeksikan Samsung adalah sebuah solusi ampuh di masa depan. Di masa tersebut, orang-orang berkeinginan membuat segala lebih mudah dibawa (portable) dan tidak lagi direpotkan dengan kehadiran kabel.
Keyboard cover rencananya akan dibanderol Samsung seharga Rp850 ribuan. Sementara harga wireless fast charger belum resmi diumumkan harganya.
Sebagai gambaran, di situs Amazon aksesoris tersebut dijual sekira USD39 (model putih) dan USD35 (hitam). Samsung akan menjual dua model aksesoris tersebut secara terpisah.

LG Siapkan Phablet 5,8 Inci

Produsen ponsel asal Korea Selatan, LG, kabarnya akan mengeluarkan handset super premium beberapa waktu lalu. Handset super premium tersebut dijuluki sebagai G4 Pro.
Buatan Korea terbaru mengungkapkan, beberapa spesifikasi yang akan dibawa LG G4 Pro. Spesifikasi LG G4 Pro meliputi bentang layar seluas 5,8 inci yang menggunakan panel layar IPS-LCD, artinya smartphone tersebut akan menjadi phablet.
Di samping itu, G4 Pro ini juga dibekali dengan RAM 4 GB. Menariknya, LG dikabarkan menyematkan setup dual camera. Di samping itu, G4 Pro menggunakan chipset Snapdragon 820, chipset terbaru dari Qualcomm.
Berita sebelumnya menjelaskan, LG akan merilis G4 Pro tahun ini. Tepatnya, LG akan mengenalkannya pada semester kedua tahun ini. Laporan sebelumnya juga menyebutkan G4 Pro akan didukung dengan bentang layar 6 inci beresolusi QHD, dan menggunakan kamera 20 megapiksel.
Bukan hanya itu, ponsel pabrikan Korea Selatan itu disebut-sebut akan menawarkan bodi tipis berbahan logam. LG sendiri dikabarkan tengah mempertimbangkan seri G4 Pro untuk hadir sebagai pesaing berat dari rivalnya, Samsung dan Apple.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SEGUDANG ILMU.COM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger